Showing posts with label Proffession. Show all posts
Showing posts with label Proffession. Show all posts

Wednesday, January 18, 2012

Praktek Kerja di Puskesmas

Gunung Merapi
Dear my EHDP,
Udah lama ya ga ngeblog :p. Yah... selain males karena internetnya yang lemot juga karena aku lagi sibuk Praktek Kerja Profesi (PKP) di Puskesmas. PKP udah kelar sih, cuma kemaren aku belum menyempatkan diri tuk nulis 'sesuatu' bout PKP di Puskesmas.


Merupakan tempat PKP terakhir, setelah cabut undian dan akhirnya aku ditempatkan di Puskesmas Pakem. Jarak dari kos ya..kira-kira menempuh perjalanan 30 menit dengan sepeda motor. Kosanku yang berada di Jalan Kaliurang deket banget dengan Kampus UGM, hanya dengan mengikuti jalan lurus kaliurang ke atas dan berhenti di km 17 nyampe deh. Hampir setiap hari kutempuh bolak-balik untuk mengisi waktu PKP ku. Suasana di jalan penuh dengan kendaraan dan asap dari knalpot yang buat sesak nafas. Sejak saat itu aku aktif menggunakan masker dan sarung tangan. Kalau cuaca lagi cerah Gunung Merapinya tuh gagah banget, keren. 


Puskesmasnya lumayan, tidak aku bayangkan sih sebelumnya bagaimana :D . Ruang konsultasi Psikologinya sangat-sangat kecil sekali, kalo mau ngebandingin dengan toilet umum ya gak enak kan..Tapi Alhamdulillah di sana aku bisa bertemu dengan banyak orang yang membawa berbagai permasalahan yang kadang tidak pernah terpikirkan olehku sehingga sampe terbesit pikiran "ternyata ada ya orang macam ini, ato ada ya keluarga yang seperti itu"  yah..maklum lah selama ini kadang pikiran kita terbelenggu oleh nilai-nilai dan norma-norma. Tapi statements itu kutepis ketika berhadapan dengan klien, klo ga ya..bisa penuh judgment ntar. Kan ga profesional donk :).


Ternyata PKP di Puskesmas ini Alhamdulillah ga sesentimentil ketika aku PKP di RSJ ato Di Panti Asuhan. Yah..konflik pasti ada, namanya juga berhadapan dengan manusia. Tapi itu semua berkat kasih sayang Allah Swt., bisa dijalani dengan lancar. Kuncinya usaha, doa, ikhlas dan pasrah. Emang ga segampang yang diucapkan tapi ya mbok dicoba wae. 


Sempet juga nyicipin berbagai kuliner yang ada di Kaliurang atas ini. Ohya, berkesan banget sama para klien-klienku apalagi yg paling lucu tuh dikasih salak sekardus mie instan, terus ngebawainnya pake motor pas hujan deres sederes-deresnya serasa kaya lintah darat aja aku bawa kardus segede itu :D.Alhamdulillah semua kusyukuri segala rezeki yang kuterima ini tentunya merupakan Rahmat dari Yaa Rahman :).


Nah, sekarang tinggal ngelarin laporan HPP (Hasil Pemeriksaan Psikologis) tuk menanti ujian dari HiMPSI (Himpunan Psikologi Indonesia) dan doakan buat Thesisku juga yah.. Aamiin (makasih buat yang udah doain :) )

Tuesday, September 27, 2011

One of Psychological Journey

Dear my "Everybody Has Different Perspective" :)


Ini sebuah kisah perjalanan menuju menjadi seorang psikolog. Berbagai kendala, tantangan , hambatan menjalani kehidupan tentulah ada. Beberapa hal mampu dilewati dan terkadang tersandung kerikil atau bahkan ada batu besar yang harus diangkat dari jalan untuk diletakkan ke pinggir agar mampu berjalan dengan baik ke depan. Begitulah asosiasi singkat yang terjadi kini.


Semua kualami dan membuat ku beberapa hari yang lalu merasa sesak nafas seperti kekurangan oksigen. Wah..aku bercerita kepada Tuhanku. Apa yang sedang Kau uji? Kesabaran, ketabahan, seberapa besar perjuangan keimananku? Aku tidak suka berpikir banyak jika sudah merasa berat, akhirnya aku hanya menghela nafas dan meneteskan air mata. Astaghfirullahal'adzim.. Menyimpan luka batin atas sikap dan perilaku verbal beberapa orang terhadap ku. Mungkin itu sebuah kisah karma ataupun hanya sekedar bumbu penggurih sebuah perjalanan kehidupan yang  bagi sebagian orang lumrah terjadi. Tapi yang kurasakan benar-benar menyesakkan


Dan aku membutuhkan seorang "good listener". ketika teman hati yang biasa bercanda bersama tak mampu memahami, ketika seorang kandung tak mampu menenangkan, dan Tuhan membantu melalui alam yang berproses. Subhanallah sungguh suatu ujian itu akan berakhir teman. 


Seperti biasa yang kulakukan membuka FB dan seorang teman mengundah sebuah foto yang bertuliskan :
"Allah selalu menjanjikan ada pelangi setelah badai, ada senyuman setelah berair mata, ada keberkahan dikala cobaan dan ada jawaban di setiap doa"


Malamnya aku ketemu dengan beberapa teman-temanku dan seseorang diantaranya memberikan pesan singkat kepadaku mengenai sebuah pembelajaran kedewasaan bahwa:
"....dan sekarang aku mensyukuri bahwa dengan proses yang sudah kita lewati menjadi orang yang lebih kuat, lebih dewasa. Makasih ya sudah berproses bersamaku...."


Pagi tadi seorang kenalan se-pelatihan pengembangan karakter memberikan pesan singkat juga yang menguatkan, seperti ini:
"Keyakinan kita kepada Allah ibarat air kedamaian yang tidak pernah kering. Menjadikan seorang muslim tetap tegar disaat orang lain berguguran dan tetap tenang disaat orang lain ketakutan. Biar rebah jangan berubah, biar terbuang terus berjuang. Ujian adalah tarbiyah dari Allah, semakin dekat bahtera kita kepada Allah semakin hebat topan melanda. Semalam adalah kenangan, hari ini adalah peluang, esok adalah harapan. Teruskanlah perjuangan saudaraku! Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!"


Alhamdulillahirabil'alamin perasaan-perasaan kemarin pelan-pelan menghilang dalam benakku kini.. I LOVE YOU ALLAH :*

Wednesday, July 6, 2011

Diary RSJ Soeroyo Magelang

Alhamdulillahirrabbil'alamin..Terima kasih yang tak terhingga  Kepada Sang Raja Seluruh jagad raya untuk mengabulkan segala permohonanku yang akhirnya tinggal selangkah lagi berproses menjadi seorang psikolog  Amiiiin.
Anyway, setelah menempuh 2 semester kemudian tibalah waktunya praktek kerja profesi (PKP). Aku termasuk salah satu yang ditempatkan di RSJ Prof.dr. Soeroyo Magelang bersama 13 temanku yang lain. Wow..suasana Magelang hampir seperti Sabang (bagi yang pernah ke Aceh). Berbukit-bukit, dingin di malam, pagi dan sore hari , namun siang matahari cukup cerah untuk mengeringkan pakaian yang dijemur, tidak terlalu padat seperti jogja, tapi tidak pula terlalu sepi, banyak toko-toko di pinggir jalan. dansering dilewati bus-bus besar.
Kedatanganku ke Magelang disambut oleh perwakilan RSJ dan langsung setelahnya menempati ruang asrama  kemudian kami beramai-ramai mencari informasi tentiran (pembekalan) dengan beberapa psikiatri dan psikolog yang diadakan pada minggu pertama ini.
Subhanallah..perasaan pertama adalah "bingung" tentu saja, selain daerah RSJ yang cukup luas dan tergolong sepi serta masih merupakan bangunan tua peninggalan Belanda, sungguh belum pernah punya pengalaman berinteraksi dengan pasien RSJ terutama yang rawat inap alias berada di bangsal. Pada saat aku mengunjungi bangsal yang telah diizinkan oleh seorang psikolog yang bertugas di sana, deg-degan sih enggak cuma ya..masih kaku, mau berbicara seperti apa dan bagaimana..Alhamdulillah semua mengalir apa adanya. Melihat mereka ada rasa sedih, kasihan, dan seperti tidak percaya bahwa makhluk Tuhan ada yang seperti ini dan bisa menjadi seperti ini. Alhamdulillah aku masih diberikan kesadaran memahami makna cinta kasih dan sayang Allah SWT dan melihat mereka dengan caranya menjalani sisa hidupnya masing-masing. Entah apa yang terjadi dengan hidup, keluarga, dan lingkungan mereka. Sungguh Allah Maha Besar dan begitu banyak rahasia yang terkandung disetiapnya. Ku syukuri penuh rendah diri kepada Allah Swt yang telah menciptakanku sseperti ini.
3 hari telah terlewati dengan beban tugas kuliah serta beban mental yang ada di kepalaku yang mengiang2 terus- menerus,  semoga dapat diatasi Ya Allah...Menarik nafas dan memvisuallisasikan kemenangan melewati pertemupuran  diri dalam menjalani hidup dengan damai. Keadaan ini merupakan salah satu jalan kehidupan yang telah kupilih dan hidupku masih akan terus berwarna dengan hal-hal yang lain dan akan sangat menarik lagi tentunya. PKP ini hanya sebagian kecil pengalaman yang akan sangat berguna dan kusyukuri kehadirannya. Perjalanan hidupku harus lebih baik setiap esoknya. Pastikan bahwa kita adalah HambaNya yang selalu bertaubat dan bersyukur Amiiiiiiiiiiinnnnnn

Friday, May 20, 2011

Health Psychologyst

Sekitar dua minggu lalu saya mendapat sebuah tugas yang entah bagaimana tepatnya instruksi tugas tersebut sehingga saya mempersepsikan bahwa tulisannya berisi impian profesi saya ke depan setelah menyelesaikan pendidikan keprofesian ini. Berikut merupakan salah satu dari sekian banyak impian profesi saya, yang dideskripsikan agar lebih mudah dipahami pembaca dan follower  :) terutama mengenai psikolog dan salah satu dari sekian banyak jenis psikolog di dunia.
Well, Saya sangat berminat pada psikologi kesehatan. Ke depan saya  ingin menjadi ahli di bidang psikologi kesehatan.  Psikologi kesehatan ini merupakan salah satu spesifikasi psikologi yang berfokus bagaimana faktor biologis, psikologis, dan sosial berpengaruh terhadap kesehatan dan penyakit. Permasalahan yang terjadi biasanya berkaitan dengan  sistem perawatan kesehatan (health care system),  permasalahan gaya hidup dan kepribadian yang berpengaruh terhadap kemunculan penyakit.
Alasan yang membuat saya berminat terhadap psikologi kesehatan awalnya adalah ketertarikan saya terhadap adanya gagasan bahwa antara ilmu kedokteran dengan psikologi yang entah bagaimana memiliki hubungan sejarah yang sangat panjang. Dimana keadaan ini diformulasikan oleh Sigmund Freud yang sebagai seorang dokter menemukan beberapa pasien menunjukkan gejala penyakit fisik tanpa adanya gangguan organik. Freud akhirnya mengkonversikan gejala tersebut dengan teori psikoanalisanya sebagai konflik emosional tidak sadar. Selain hal tersebut di atas, dewasa ini perubahan gaya hidup manusia seperti pola perilaku makan, bekerja, istirahat, olahraga, dan pola perilaku yang menjadi kebiasaannya sangat berpengaruh terhadap kesehatan individu itu sendiri maupun lingkungan. Individu memiliki caranya masing-masing dalam menghadapi situasi yang penuh stress. Hal itu juga tidak luput dari kepribadian seseorang yang juga berhubungan dengan kesehatan.
Secara umum, psikolog kesehatan sangat berperan secara klinis membantu individu maupun kelompok untuk mencegah penyakit dan meningkatkan perilaku sehat. Psikolog kesehatan juga membantu dalam ruang lingkup medis dengan cara melakukan asesmen perilaku, wawancara klinis, dan tes kepribadian. Kegiatan lain yang dilakukan adalah melibatkan intervensi terhadap individu atau kelompok seperti intervensi dalam usaha mengurangi stress, melakukan promosi dan pemeliharaan kesehatan, program rehabilitasi, bagaimana seseorang secara psikologis mampu mengatasi penyakit dan penderitaan yang dialaminya, dan banyak lagi yang lain.
Di Indonesia, bahkan di dunia lapangan pekerjaan psikologi kesehatan sangat baru. Profesional ini masih terus dalam pengembangan. Kebanyakan psikolog kesehatan akan bekerja di rumah sakit, klinik, dan juga tidak menutup kemungkinan menjadi akademisi di universitas sambil melakukan pertolongan secara langsung terhadap klien atau memberikan sumbangan secara tidak langsung melalui penelitian, pengajaran, dan kegiatan konsultasi.
Peningkatan kapasitas dan profesionalitas dalam bidang ini sangat diperlukan terutama dalam hal teknik psikoterapi yang berguna dalam melakukan intervensi bagi individu maupun kelompok, modifikasi perilaku yang menggunakan prinsip kognisi dan belajar berperan untuk memahami dan membantu perubahan perilaku manusia, dan pendidikan kesehatan serta pelatihan mengenai psikologi kesehatan itu sendiri.
Psikologi Kesehatan berada di bawah naungan divisi 38 dalam APA (American Psychological Association) yaitu health psychology.  Divisi ini bertujuan meningkatkan kontribusi psikologi untuk memahami kesehatan dan penyakit melalui penelitian dasar dan klinis, pendidikan,dan kegiatan pelayanan serta mendorong integrasi informasi biomedis tentang kesehatan dan penyakit dengan pengetahuan psikologis saat ini. Psikolog kesehatan dapat bekerjasama dengan ahli medis/ dokter dalam melakukan praktek kerja berkaitan dengan hubungan psikologi dengan kesehatan manusia, adanya hubungan penyakit mental dengan penyakit fisik, dan melakukan intervensi, prevensi dalam kaitan biopsikologi.  Selain divisi 38, Psikolog kesehatan juga dapat bergabung di divisi 12: Society of Clinical Psychology, di sini psikolog kesehatan dapat terlibat di bagian Association of Psychologists in Academic Health Centers (APAHC). Selain itu psikolog kesehatan juga bergabung pada divisi 17 : Society of Counseling Psychology  di sini, psikolog kesehatan berkontribusi memberikan konseling mengenai psikologi kesehatan. Dalam divisi 22: Rehabilitation Psychology, di sini psikolog bergerak dalam praktek rehabilitasi individu maupun komunitas, memberikan pelayanan kesehatan mental, dan mengupayakan pribadi yang mengalami kecacatan  untuk semakin sehat secara psikis dan juga melakukan intervensi-intervensi psikologi baik secara individual maupun kelompok. Pada divisi 28: The Division of Psychopharmacology and Substance Abuse psikolog kesehatan dapat  bergabung untuk melakukan promosi, pengajaran, penelitian, dan penyebarluasan informasi mengenai efek obat pada perilaku. Selanjutnya divisi 40 : Clinical Neuropsychology, pada divisi ini psikolog berperan mempromosikan psikologi kesehatan terkait dengan penelitian hubungan antara otak dan perilaku manusia. Pada divisi 50:  Society of Addiction Psychology, pada divisi ini psikolog kesehatan ikut mempromosikan kemajuan penelitian, pelatihan professional dan praktek klinis dalam berbagai perilaku adiktif bermasalah termasuk penggunaan alkohol, nikotin, dan obat-obatan lainnya serta gangguan kecanduan yang melibatkan perjudian, makan dan perilaku seksual. Pada divisi 55: American Society for the Advancement of Pharmacotherapy, psikolog kesehatan berperan meningkatkan praktek perawatan kolaboratif antara psikologis dengan farmakologis dan profesi kesehatan lainnya.
Demikian penjelasan singkat mengenai psikolog kesehatan :)